Cara Melihat Pengeluaran di Shopee: Lacak Total Belanja
Panduan lengkap cara melihat pengeluaran di Shopee Indonesia. Cek total belanja, riwayat transaksi, filter periode, dan tips mengontrol budget belanja.
Kamu pernah kaget waktu cek saldo rekening dan ternyata habis lebih banyak dari yang kamu kira? Kemungkinan besar, Shopee punya andil.
Belanja online itu tricky – Rp 50.000 di sini, Rp 80.000 di sana, gratis ongkir yang membuat kamu klik checkout tanpa pikir panjang. Sebulan berlalu, dan kamu tidak tahu sudah habis berapa. Masalahnya, Shopee tidak menampilkan total pengeluaran di satu tempat yang mudah ditemukan.
Panduan ini menunjukkan cara melihat pengeluaran di Shopee – lewat riwayat pesanan, laporan ShopeePay, dan trik menghitung total pengeluaran Shopee secara akurat.
Kenapa Perlu Lacak Pengeluaran Shopee?
Menurut survei Jakpat, rata-rata pengguna e-commerce Indonesia melakukan 3-5 transaksi per bulan di marketplace. Dengan frekuensi itu, pengeluaran bisa menumpuk tanpa disadari – terutama kalau kamu aktif ikut flash sale, payday sale, atau harbolnas.
Bayangkan Dian, karyawan di Jakarta yang merasa pengeluaran bulanannya wajar. Dia belanja skincare Rp 120.000, beli case HP Rp 35.000, stok makanan kucing Rp 180.000, dan beberapa “belanja kecil” lainnya. Di akhir bulan, totalnya ternyata Rp 1.200.000 – hampir 3x lipat dari perkiraannya. Bukan karena satu pembelian besar, tapi karena puluhan transaksi kecil yang tidak pernah dijumlahkan.
Melacak pengeluaran membantu kamu:
- Membuat budget belanja bulanan yang realistis
- Identifikasi kategori yang paling banyak makan biaya
- Membandingkan pengeluaran antar bulan
- Memutuskan apakah perlu kurangi frekuensi belanja
Untuk seller yang juga belanja supply atau bahan baku lewat Shopee, melacak pengeluaran ini bahkan lebih kritis – karena harus dipisahkan antara belanja pribadi dan belanja bisnis. Pelajari lebih lanjut di panduan cara jualan di marketplace.
Sekarang, mari lihat cara cek pengeluaranmu di Shopee.
Cara Melihat Pengeluaran di Shopee Lewat Riwayat Pesanan
Ini cara paling sederhana untuk melacak berapa yang sudah kamu belanjakan.
Step 1: Buka Riwayat Pesanan
- Buka aplikasi Shopee
- Tap ikon “Saya” di pojok kanan bawah
- Tap “Pesanan Saya”
- Pilih tab “Selesai”
Di sini kamu akan melihat semua pesanan yang sudah selesai, lengkap dengan total pembayaran per pesanan.
Step 2: Jumlahkan Total per Pesanan
Sayangnya, Shopee tidak menampilkan total kumulatif. Kamu perlu scroll dan menjumlahkan manual. Untuk mempermudah:
- Catat total setiap pesanan di notes HP
- Gunakan kalkulator bawaan HP untuk menjumlahkan
- Atau, screenshot setiap halaman riwayat dan jumlahkan nanti
Trik cepat: Lihat angka di sebelah kanan setiap pesanan – itu adalah total yang kamu bayar setelah diskon dan ongkir. Angka itu sudah final.
Step 3: Filter Berdasarkan Periode
Shopee tidak punya filter tanggal di riwayat pesanan. Tapi kamu bisa memperkirakan periode dengan melihat tanggal pesanan yang tertera di setiap order. Scroll sampai kamu melewati tanggal awal periode yang ingin kamu hitung.
Untuk tracking yang lebih rapi, cara berikutnya menggunakan fitur ShopeePay yang punya filter bulanan.
Cara Melihat Pengeluaran Lewat Riwayat ShopeePay
Kalau kamu membayar belanjaan pakai ShopeePay, ada cara yang lebih terstruktur untuk melihat pengeluaran.
Step 1: Buka Riwayat Transaksi ShopeePay
- Buka aplikasi Shopee
- Tap “ShopeePay” di halaman utama
- Tap “Riwayat” atau “Lihat Riwayat Transaksi”
Step 2: Filter Berdasarkan Bulan
Di halaman riwayat ShopeePay, kamu bisa:
- Melihat transaksi per bulan (tap bulan di bagian atas)
- Membedakan transaksi masuk (top up, refund) dan keluar (pembayaran, transfer)
- Melihat detail setiap transaksi dengan tap pada item
Keuntungan metode ini: ShopeePay mencatat SEMUA transaksi – termasuk pembayaran di merchant offline via QRIS, transfer ke sesama pengguna, dan pembayaran tagihan. Jadi kamu bisa melihat pengeluaran Shopee plus pengeluaran lain yang melalui ShopeePay.
Step 3: Hitung Total Pengeluaran Bulanan
Untuk menghitung total pengeluaran shopee dalam sebulan:
- Buka riwayat ShopeePay bulan yang diinginkan
- Catat semua transaksi dengan tanda minus (-) – ini pengeluaran
- Abaikan transaksi dengan tanda plus (+) – ini pemasukan (top up, refund)
- Jumlahkan semua transaksi minus
Metode ini lebih akurat dibanding riwayat pesanan karena termasuk pembayaran yang gagal tapi sudah terpotong (biasanya otomatis direfund dalam 1-7 hari).
Cara Lacak Pengeluaran Shopee Pakai Metode Manual
Untuk kamu yang ingin data lebih detail dan bisa dianalisis, coba metode manual berikut.
Metode 1: Screenshot + Spreadsheet
- Screenshot semua halaman riwayat pesanan Shopee
- Buka Google Sheets atau Excel di HP
- Buat kolom: Tanggal, Nama Produk, Harga, Kategori
- Input data dari screenshot
- Gunakan formula SUM untuk total dan SUMIF untuk per kategori
Cara ini memang butuh effort, tapi hasilnya kamu bisa melihat:
- Total pengeluaran per bulan
- Kategori belanja terbesar (skincare, elektronik, makanan, dll.)
- Tren belanja naik atau turun
Metode 2: Cek Mutasi Rekening Bank
Kalau kamu sering bayar Shopee via transfer bank:
- Buka aplikasi mobile banking
- Cek mutasi rekening 1-3 bulan terakhir
- Filter transaksi ke “Shopee” atau “ShopeePay”
- Jumlahkan semua transaksi
Mutasi bank biasanya mencatat merchant sebagai “SHOPEE” atau “PT AIRPAY INTERNATIONAL” (nama legal ShopeePay). Ini cara paling akurat karena langsung dari data bank, bukan dari aplikasi Shopee.
Pro Tips Mengontrol Pengeluaran Shopee
Set budget belanja bulanan – tentukan batas misalnya Rp 500.000/bulan. Setiap kali checkout, catat di notes HP. Kalau sudah mendekati limit, tahan sampai bulan depan.
Hapus metode pembayaran otomatis – kalau ShopeePay auto-top-up aktif, matikan. Friction saat pembayaran justru bagus – memberi kamu waktu 5 detik untuk berpikir apakah benar-benar butuh barang itu.
Unfollow toko yang sering mengirim promo – notifikasi “DISKON 70%!” dari toko yang kamu follow adalah trigger belanja impulsif. Unfollow toko yang produknya tidak kamu butuhkan secara rutin.
Cek keranjang sebelum flash sale – jangan menambah item saat flash sale berlangsung. Masukkan barang ke keranjang H-1, review keesokan harinya. Kalau masih merasa butuh, baru checkout.
Gunakan fitur “Wishlist” sebagai cooling period – alih-alih langsung checkout, masukkan ke wishlist. Kalau 7 hari kemudian masih ingin, baru beli.
Mengontrol pengeluaran bukan berarti berhenti belanja. Ini soal tahu ke mana uangmu pergi. Bagian berikutnya membahas kesalahan umum yang membuat orang justru makin boros.
Kesalahan Umum dalam Melacak Pengeluaran Shopee
Hanya menghitung pesanan selesai – banyak orang lupa menghitung pesanan yang masih dalam pengiriman atau yang sudah dibayar tapi belum diterima. Padahal uangnya sudah keluar. Hitung semua pesanan dengan status “Dikirim” dan “Selesai” untuk angka yang akurat.
Tidak menghitung ongkir – “Cuma Rp 30.000 kok” – tapi ongkir-nya Rp 15.000 karena voucher gratis ongkir sudah habis. Selalu lihat total pembayaran, bukan hanya harga produk.
Mengabaikan pembelian kecil di bawah Rp 50.000 – ini yang paling berbahaya. Kopi sachet Rp 25.000, kabel charger Rp 18.000, stiker HP Rp 12.000 – masing-masing terasa kecil, tapi 10 transaksi seperti ini sudah Rp 200.000-300.000 per bulan.
Tidak konsisten melacak – melacak pengeluaran seminggu lalu berhenti sama saja tidak melacak. Jadwalkan 5 menit setiap akhir pekan untuk update catatan.
Langkah Selanjutnya
Sebulan dari sekarang, kamu bisa masih bertanya-tanya ke mana gajimu pergi – atau kamu sudah punya spreadsheet rapi yang menunjukkan setiap rupiah yang keluar lewat Shopee.
Mulai dari yang sederhana: cek riwayat pesanan Shopee sekarang dan jumlahkan total belanja bulan ini. Kalau angkanya mengejutkan, itu justru bukti bahwa tracking ini perlu dilakukan rutin.
Kalau kamu juga seller di Shopee, pengelolaan keuangan yang rapi jadi dua kali lebih penting. Pelajari cara jualan di Shopee untuk memisahkan pengeluaran bisnis dari belanja pribadi. Dan untuk urusan pembayaran yang lebih efisien, pastikan kamu sudah mengaktifkan ShopeePay.
Kunjungi hub cara jualan di marketplace untuk panduan Shopee lainnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Shopee punya fitur total pengeluaran otomatis?
Bagaimana cara melihat pengeluaran Shopee selama setahun?
Apakah pengeluaran Shopee termasuk ongkir dan voucher?
← Back to Cara Jualan di Marketplace Indonesia
More in this series:
Related Articles
Cara Daftar Shopee PayLater Agar Disetujui (2026)
Cara daftar Shopee PayLater agar disetujui: syarat akun, langkah aktivasi SPayLater, tips meningkatkan peluang, dan solusi jika pengajuan ditolak.
Cara Daftar Kurir Shopee di Seller Centre (Panduan 2026)
Cara daftar kurir di Shopee Seller Centre Indonesia. Aktifkan J&T, JNE, SiCepat, Anteraja, dan GoSend dalam 10 menit. Panduan seller lengkap 2026.
Cara Menggunakan Shopee PayLater (2026)
Cara menggunakan Shopee PayLater pertama kali: aktivasi SPayLater, verifikasi KTP, cara checkout, dan cara bayar tagihan tepat waktu di Shopee Indonesia.
Before you go...
Get our Shopee Listing Audit Checklist — 12 ranking factors most sellers miss.
No spam. Unsubscribe anytime.
You're in!
Check your inbox for a welcome email.